Project Senior Project TI - "TRACK WALLET"
Departemen Teknologi Elektro dan Teknologi Informasi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada
👨💻 Manyala’s Team Member
Annisa Uswa Sufia - 21/475357/TK/52474
Daffa Kamal - 21/477293/TK/52564
Zildiray Alfirli - 21/482759/TK/53363
Modul 1:
Jenis Produk:
Track Wallet merupakan aplikasi yang dibuat dengan tujuan untuk dapat membantu para mahasiswa, Gen Z, dan kaum milenial dalam pengelolaan keuangan. Track Wallet menyediakan berbagai fitur seperti Expense Tracker, Expense Categorization, Data Visualization, dan Alert System yang akan membantu user untuk mengelola keuangannya dengan lebih baik.
Latar Belakang & Permasalahan:
Saat ini, setiap orang sering kali melakukan berbagai aktivitas, mulai dari pengeluaran harian, berbelanja, atau berlibur. Hal tersebut memberikan beberapa tantangan dalam mengelola pengeluaran seseorang. Terlebih lagi bila pencatatan pengeluaran tersebut masih dilakukan secara manual. Pencatatan secara manual dapat membuat seseorang kesusahan dalam mengatur keuangan bulanannya. Oleh karena itu, diperlukan sebuah sistem manajemen pengeluaran yang dapat memberikan analisis dan peringatan kepada individu mengenai seberapa banyak pengeluaran per hari maupun per bulan.
Berdasarkan rekomendasi dari OJK, setiap individu disarankan untuk membuat rencana keuangan sesuai skala prioritas. Caranya adalah dengan menerapkan rumus 40-30-20-10 dalam rencana keuangan. Dengan rincian 40% adalah anggaran untuk keperluan sehari-hari, 30% untuk kebutuhan utang, 20% untuk investasi dan tabungan, serta 10% untuk keperluan sosial.
Hasil riset yang telah dirilis Tirto pada Juli 2019 memperlihatkan bahwa generasi milenial cenderung lebih boros, sulit menabung dan tidak terlalu memperdulikan kebutuhan investasi. Alhasil, generasi milenial dan generasi Z ditengarai menghadapi risiko finansial lebih besar di masa mendatang akibat gaya pengelolaan keuangan milenial dan gen Z yang kurang sehat.
Menurut riset yang dilakukan oleh Provetic terhadap 4670 responden yang termasuk ke dalam generasi millennial didapatkan hasil bahwa mayoritas responden menjadikan belanja sebagai salah satu dari prioritas mereka. Menurut data dari forbes juga 60% dari generasi millennial membayar $4 atau kurang lebih 57.000 rupiah hanya untuk secangkir kopi. Hal ini menunjukkan bahwa beberapa millennial masih menggunakan uang mereka berdasarkan keinginan bukan kebutuhan.
Ide Solusi:
Sistem manajemen pengeluaran bagi setiap individu untuk mengawasi dan mengatur pendapatan serta pengeluaran individu secara lebih bijak dan efisien. Dalam sistem manajemen ini, setiap individu akan terbantu dengan adanya penyajian data, rekomendasi kategori pengeluaran, CRUD, dan sistem notifikasi untuk mengawasi pengeluaran setiap bulan. Solusi ini dapat berupa website application yang diintegrasikan dengan cloud computing, computer network, dan AI.
Analisis Kompetitor:
Berdasarkan riset yang telah dilakukan terhadap kompetitor yang ada, belum ada direct competitors yang menawarkan fitur yang sama dengan apa yang kelompok kami usung yaitu fitur smart spending dengan alerting system ketika ada deteksi pengeluaran akan melebihi target spending.
Modul 2
Tujuan Produk
Untuk membantu mahasiswa, Gen Z, dan milenial dalam mengelola keuangan. Aplikasi Track Wallet menyediakan berbagai fitur seperti Expense Tracker, Expense Categorization, Data Visualization, dan Alert System yang akan membantu user untuk mengelola keuangannya dengan lebih baik.
Pengguna Potensial
Pengguna potensial produk ini adalah Gen Z, milenial, pekerja kantoran, dan mahasiswa.
- Gen Z: Gen Z cenderung memiliki gaya hidup yang cepat dan mengutamakan efisiensi. Mereka memerlukan aplikasi yang mudah digunakan, intuitif, dan menyediakan visualisasi data untuk pengelolaan keuangan yang cepat dan efektif. Fitur Alert System dapat membantu mereka tetap berada dalam batas pengeluaran dan mencapai tujuan keuangan mereka.
- Milenial: Milenial mencari aplikasi yang dapat membantu mereka mengelola keuangan dalam menghadapi tantangan seperti pengeluaran makanan dan minuman, baju, hiburan, dan kebutuhan lainnya. Expense Tracker dan Data Visualization dapat membantu mereka melihat pola pengeluaran.
- Pekerja Kantoran: Pekerja kantoran cenderung memiliki sumber penghasilan yang stabil. Mereka memerlukan fitur Expense Tracker untuk mencatat pengeluaran sehari-hari dan Data Visualization untuk memberikan gambaran yang jelas tentang trend pengeluaran. Alert System juga bisa membantu mereka untuk memantau pengeluaran berlebihan.
- Mahasiswa: Mahasiswa kadangkala berada dalam situasi keuangan terbatas. Mereka memerlukan aplikasi yang dapat membantu mengelola pengeluaran mereka. Mahasiswa rentan untuk menghabiskan pengeluaran untuk kebutuhan yang tidak penting sehingga fitur expense tracker dapat membantu memonitor pengeluaran mereka.